Ini adalah catatan perjalanan saya mengenal dan mengeksplor si mutiara hitam. Disclaimer dulu, saya hanya penikmat kopi rumahan, atau istilah kerennya, home brewer. Bukan ahli kopi, bukan barista, apalagi Q-Grader. So, mohon dikoreksi jika ada kekeliruan.
Seri ini akan dibagi ke beberapa tulisan sesuai tema:
- Jenis-jenis biji kopi
- Variasi cara menyeduh kopi
- Upgrade pengalaman ngopi di rumah
- Tips memilih menu di kedai kopi
Silakan langsung skip ke tulisan di atas kalau ga tertarik baca cerita awal mula saya berkenalan dengan kopi.
Petualangan ini saya mulai secara tidak sengaja di awal-awal masa karantina di 2020. Bisa dibilang ga sengaja juga, karena pada saat itu sebenarnya lagi seneng eksplorasi teh tubruk, mulai dari teh jawa, tisane, dan teman-temannya (mungkin akan saya akan share pengalaman ngeteh di tulisan lain). Hingga pada suatu waktu, teko yang biasa dipakai nyeduh pecah saat dicuci, yang lalu men-trigger keinginan untuk eksplor pilihan minuman lain yang bisa menemani kegiatan WFO.
Pilihan jatuh ke kopi, saat itu motivasinya dua:
- Cari minuman yang nendang supaya kerja makin on-fire
- Dari rasa penasaran mencari kopi yang nyaman di lambung
Posting Komentar
Posting Komentar